Tags

, , , , , , , , ,

Anda dapat mengunduh artikel ini di link ini.

Menjadi seorang pemimpin merupakan suatu hal yang sangat wow. Kita dapat menggerakkan, menyuruh, menjadi panutan, selalu dicari, jadi orang penting, mengorganisasi, seperti raja, bos, dan selalu dianggap berkarisma.

Islam sangat menjunjung tinggi seseorang pemimpin, pemimpin haruslah seorang yang paling tahu tentang agama. Pemimpin diberi tanggung jawab yang besar dan akan dipertanggungjawabkan di hari akhir kelak. Seorang yang menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana akan diangkat derajatnya setinggi-tingginya.

Seorang berjiwa pemimpin tidak harus selalu mempunyai jabatan, namun dalam menjalani aktifitas, sebenarnya kita sudah memimpin diri sendiri. Memimpin merupakan cerminan dari perilaku diri sendiri.

Jabatan tertinggi dalam suatu perusahaan adalah Pejabat eksekutif tertinggi (CEO), di Negara Indonesia presiden, di struktur kemasyarakatan paling rendah ketua RT, atau kepala rumah tangga. Paling dasar adalah para individu sendiri.

Seorang pemimpin yang baik adalah yang pemimpin yang dapat memuaskan anggotanya baik secara langsung maupun pada masa depan. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang ideal. Pemimpin yang tidak terlalu idealis dan tidak terlalu rasionalis, pemimpin yang memerhatikan antara semua aspek, kubu, blok yang ada, tidak hanya berpaku pada sesuatu. Apalagi demi urusan pribadi.

Biar bagaimanapun diperlukan pengorbanan di semua pihak, terutama pada seorang pemimpin itu sendiri. Coba bayangkan jika kita adalah pemimpin alam semesta, sebut saja Tuhan. Tuhan saja tidak memberikan porsi berkahnya sebanding dengan semua makhluk. Dibutuhkan suatu hubungan antara baik dan buruk, dibutuhkan keburukan untuk kebaikan, dan sebaliknya, seperti Yin dan Yang. Bagaimana manusia yang memiliki ego dan nafsu? Susah deh…

 

Ganang Surya K